cara agar laptop tidak lemot

Terkadang sering jengkel saat banyak tugas yang harus di selesaikan tetapi Laptop/Pc kondisinya lemot alhasil tugas pun berantakan,kalo sudah begini pengenya marah-marah nggak jelas.Tetapi semua masalah tidak harus dengan marah untuk menyeleseaikanya ada banyak cara untuk memperbaiki laptop yang sering lemot tersebut.Salah satu hal sederhana yang bisa dilakukan update anti virus setiap ada pembaruan jangan di abaikan karena antivirus akan mengupdate kekurangan antivirus tersebut sehingga akan menjadi lebih baik saat proses penscanan.

Disaat proses sudah selesai antivirus pun akan menjadi kebal terhadap virus-virus yang baru,banyak juga komputer lemot karena di sebabkan flashdisk yang tertancap tidak di scan dengan baik,hal ini akan menyebabkan terinfeksinya virus yang ada di flash disk tersebut menyebar ke system windows kemungkinan akan mengganggu kinerja system windows,hal tersebut dapat menurunkan kinerja komputer menjadi lemot.(Baca juga : Cara mengatasi virus di flashdisk)

Saat menginstal software biasanya ada malware yang terkandung di software tersebut maka dari itu sebelum menginstal ketahui dulu apakah software tersebut tidak mencurigakan.Selain itu banyak yang terjadi masalah terlalu banyak software yang di instal di komputer kita,hal ini dapat menggangu sistem komputer kita karena dapat memakan banyak kapasitas memori yang di gunakan lebih baik hapus yang tidak penting.

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan di bawah ini :

1. SCANING

Yang pertama dilakukan adalah scaning,saya menggunakan antivirus Avast mungkin antivius ini cukup untuk membersihkan virus-virus yang bandel.Coba scan keseluruhan system komputer yakni dengan menscan full system \ quick scan,nah untuk lebih jelasnya simak perbedaanya :



  • Quick scan : Hanya melakukan scan pada bagian System Drive, Rootkits (dengan kecepatan scan yang dipilih yaitu cepat), dan Auto-Star program (dimana untuk program yang berjalan secara otomatis di system)
  • Full System scan : Akan melakukan scanning pada semua bagian Hard Disk, Rootkit, Auto-Start program and module loaded in memory (Semua program yang berjalan otomatis dan modul-modul yang berjalan di memory)
  • Removable media scan: Pilihan ini direkomendasikan untuk melakukan pencarian di external hard drives, USB flash drives, dan media lainnya, terutama yang bukan milik Anda. Aktivitas ini akan melakukan pencarian terhadap program yang mencurigakan ketika peralatan portable ini dihubungkan ke komputer Anda
  • Select folder to scan: pilihan ini digunakan untuk melakukan pencarian di suatu folder maupun beberapa folder yang spesifik, terutama folder yang Anda curigai telah terkena virus.

Quick Scan : Hanya melakukan scanning pada bagian-bagian tertentu dari Operating System anda
Full System scan : Melakukan scan secara mendalam (depth) hingga ke seluruh file-file pada system anda.

Saya sarankan untuk memilih full system scan /bootscan biar bisa menscan sampai akar-akarnya.



2. RAM (Random Access Memory)

Terkadang lemotnya suatu laptop di karenakan oleh Ram yang terlalu kecil dan proses yang memakan memori yang begitu besar.Karena di sebuah perangkat keras seperti Komputer,Laptop,smartphone dsb,jika kekurangan memori akan menurun kecepatanya.

RAM/Random Access Memory biasanya disebut dengan istilah pendek yaitu Memori. Memory atau RAM merupakan sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara. Memory bekerja dengan menyimpan dan menyuplai data-data penting yg dibutuhkan Processor dengan cepat untuk diolah menjadi informasi.Lebih baik jika meng-upgrate ram 2gb/4gb (sesuai kebutuhan)



3. FILE TEMPORARY

File temporary yang di maksutkan adalah file yang digunakan secara sementara dan menjadi redundat saat ada suatu proses dilakukan sistem. File sementara tersebut dibuat untuk menyimpan data sementara ketika ada file sedang dibuat atau diproses atau digunakan.Sebagai contoh aplikasi Microsoft Office akan membuat Temporary File pada saat kita membuka sebuah file office seperti Mircosoft Word misalnya.

Temporary File dibuat setiap beberapa menit agar jika suatu ketika program mengalami crash, data yang kita buka tadi tetap utuh karena Temporary File tidak terhapus. Dengan begitu Anda bisa melakukan recovery data yang tadi digunakan,Untuk lebih jelasnya simak  Membersihkan temporary file dengan Ccleaner

Jadi memang idealnya Temporary File terhapus saat program selesai dijalankan, tapi ini tidak selalu terjadi dan Temporary File bisa terus bertambah dan memenuhi harddisk.


4. HARDDISK

Masalah yang lainnya adalah harddisk hal ini sering terjadi pada laptop yang low space yang artinya kapasitas dari harddisk yang sedikit karena dapat mengakibatkan proces transfer data menurun.Idealnya pemakaian hardisk sekarang adalah minimal 160 gb sampai 1 tb (sesuai kebutuhan) maka saat upgrate hardisk yang lebih besar kemungkinan meningkatkan kecepatan transfer data.

Perawatan pun harus selalu di lakukan dengan mendefragmen harddisk setiap bulan sekali karena dapat mencegah harddisk yang badsector.
Masalah lain yang di sebabkan oleh harddisk yaitu "Badsector" yakni kemampuan hardisk yang menurun sehingga menurun juga kinerjanya,semakin banyak badsector maka semakin lemot komputer tersebut,

Cara di bawah akan merawat harddisk anda dengan mendefragmentnya :


1.Yang pertama adalah klik mycomputer dan klik properties.





2.Pilih defragmen now pada menu properties tadi.





3.Untuk yang tahap ini pilihlah disk mana yang harus di defragmen,kemudian setelah di pilih klik defragmen disk lalu tunggu sampai proses selesai.



Cara di atas bertujuan untuk merawat komputer sehingga dengan cara tersebut komputer terhindar dari proses yang lambat.

Semoga bermanfaat gaes.

Related Posts:

2 Responses to "cara agar laptop tidak lemot"

  1. kalau dibiarkan lemot takutnya berpengaruh kehardisknya ya,,,
    alat pemisah lcd

    ReplyDelete
  2. terima kasih infonya sangat membantu.,.,.salam
    dktour jogja

    ReplyDelete